5 Alternatif Menyalurkan Amarah Yang Perlu Dicoba

amarah

Dalam fase pacaran yang normal, akan ada masa di mana Anda marah pada pasangan Anda. Bisa jadi Anda mengutarakan amarah Anda secara meledak-ledak, bisa juga malah memendamnya.

Agaknya kedua hal tersebut tak membuat orang yang marah menjadi cukup baikan. Sekalipun Anda lega dengan marah-marah, kebiasaan marah-marah ini cukup membahayakan kesehatan. Sedangkan bila Anda diam saja dan menahan amarah tersebut, hanya akan membuat perasaan Anda makin tertekan dan tak tersalurkan.

Nah, kalau Anda ingin marah, namun tak ingin mengungkapkannya dalam dua cara tersebut, masih ada beberapa cara alternatif yang lebih aman untuk mengungkapkannya. Yuk coba salurkan amarah dengan beberapa cara alternatif ini supaya tidak cepat tua.

Tuliskan Pada Sebuah Surat

Anda bisa mengungkapkan amarah Anda lewat sebuah surat atau notes. Hanya menggunakan dua media ini. Jangan gunakan media lain seperti email, SMS atau messenger karena akan berbeda efeknya. Tuliskan sebuah keluhan, curahan hati atau pikiran negatif Anda di dalamnya. Setelah itu, berikan pada yang bersangkutan.

Menuliskan sebuah surat bisa menjadi terapi bagi Anda. Setelah menulis surat tersebut, Anda bisa mengambil lebih banyak waktu untuk menyendiri, introspeksi, dan menenangkan diri. Kadang, suatu masalah tidak bisa diselesaikan dengan perdebatan dan membutuhkan media lain untuk penyaluran.

Mencari Lagu Yang Tepat

Salah satu cara yang bisa Anda gunakan untuk mengatasi amarah adalah menemukan lagu yang sesuai dengan kondisi Anda. Ada banyak lagu yang mengutarakan kemarahan dan protes akan suatu keadaan di luar sana. Anda bisa mendengarkan lagu tersebut berulang kali atau bahkan menyanyikannya sebanyak yang Anda suka sambil karaoke bersama teman-teman.

Menemukan lagu yang sesuai dengan keadaan Anda bisa menjadi suatu media untuk pelepasan emosi secara tidak langsung. Hal ini karena pada dasarnya seseorang yang sedang bermasalah kadang lebih butuh didengarkan dan mencurahkan daripada dinasehati akan banyak hal.

Memotong Poni/Rambut

Bukan hanya mereka yang putus cinta yang suka potong rambut. Bila Anda menghadapi suatu masalah yang membuat Anda naik pitam, memotong rambut bisa menjadi cara yang ampuh meredakannya.

Kebanyakan orang melakukan tindakan ini sebagai upaya untuk ‘buang sial’ maupun detoksifikasi pikiran. Namun secara logika, meski tidak banyak membantu memberi solusi pada masalah Anda, memotong rambut bisa ‘melahirkan sosok baru’ dari diri Anda dan memberi perasaan segar.

Curhat Pada Sahabat

Mungkin metode ini nampak klise, namun seperti yang sudah disampaikan sebelumnya, kadang amarah itu sebagian besarnya mengandung keinginan Anda untuk didengarkan dan diterima. Sementara ketika Anda berhadapan langsung dengan lawan bicara yang bermasalah dengan Anda, dia mungkin sama tak ingin kalahnya dengan Anda.

Anda bisa melakukan curhat dengan sahabat Anda tanpa harus meminta solusi atau pendapat dari mereka. Hal itu lebih Anda butuhkan. Jangan lupa bawa mini cookies atau es krim untuk membuat sahabat Anda punya energi lebih untuk mendengarkan masalah Anda.

Olahraga

Saat Anda sedang dirundung amarah, Anda punya tenaga yang cukup untuk disalurkan lebih baik dengan olahraga. Olahraga yang direkomendasikan adalah berlari atau olahraga kardio lainnya. Sedangkan bila Anda ingin olahraga yang lebih ringan, Anda bisa mencoba meditasi.

Media olahraga untuk melepaskan emosi merupakan ide yang cukup bagus. Namun bagaimanapun, tidak disarankan untuk olahraga dengan durasi yang berlebihan. Maka dari itu, tetap jaga konsentrasi dan fokus Anda.

Marah-marah boleh saja, itu merupakan emosi yang wajar. Namun jangan lupa bahwa seringkali, saat marah kita lebih mendahulukan emosi daripada solusi. Jadi, tidak ada salahnya mencoba tips di atas guna meminimalisir resiko emosional Anda.

source