6 Langkah Untuk Menjaga Kesehatan Liver

hati

Sudah mulai banyak orang yang menyadari pentingnya menjaga kesehatan jantung, paru-paru, atau tulang. Sayangnya, jika sudah menyangkut kesehatan liver, organ hati atau yang kerap disebut hepar, banyak orang yang masih belum tahu cara menjaganya.

Padahal jika liver Anda sudah terganggu, efek negatifnya bisa dirasakan seluruh tubuh. Sebab, liver berfungsi untuk menyaring racun-racun yang masuk ke dalam tubuh, entah itu dalam bentuk makanan atau dihirup dari hidung. Jika tidak bisa tersaring, karena liver mengalami gangguan, racun akan dengan bebasnya ‘mampir’ ke organ tubuh lainnya.

Penyakit liver muncul, terutama karena adanya virus hati. Gaya hidup sehari-hari berperan penting menentukan kesehatan liver Anda. Di antaranya, bila Anda gemar konsumsi minuman beralkohol dan berkarbonasi, makanan goreng, merokok, dan makanan berlemak (keju, daging).

Selain faktor itu, orang yang setiap hari mengonsumsi obat juga punya risiko tinggi terkena kerusakan hati. Misalnya, orang yang menderita hepatitis, penyakit kuning, diabetes, di mana setiap hari mereka harus minum obat. Mereka yang berada di lingkungan beracun pun rentan, misalnya hidup serumah dengan perokok.

Karena itu, jangan mengabaikan pentingnya menjaga kesehatan liver. Menurut spesialis penyakit hati, untuk mencegah kemunculan dan perkembangan penyakit hati, Anda harus memenuhi beberapa rekomendasi dariMethods Of Healing ini untuk memastikan gaya hidup yang lebih sehat, berikut 6 Langkah untuk menjaga kesehatan Liver:

1. Hindari konsumsi alkohol
Liver berfungsi untuk menyaring racun dari tubuh. Tapi, fungsi hati ini bisa terganggu bila Anda mengonsumsi alkohol, terutama dalam jumlah besar. Maka itu, stop konsumsi alkohol bila ingin liver Anda sehat.

2. Batasi konsumsi makanan tinggi lemak
Hindari makanan cepat saji untuk menjaga liver tetap dalam kondisi baik. Kontrol berat badan secara rutin, karena obesitas, seperti diabetes, bisa jadi pemicu penyakit hati. Perhatikan makanan Anda, jangan menyantap makanan sembarangan. Hal ini bisa mengurangi fungsi hati melalui akumulasi racun dan lemak dalam tubuh.

3. Jangan berlama-lama berada di lingkungan beracun
Hati menyaring zat-zat berbahaya bagi tubuh. Tetapi, jika kapasitasnya sudah penuh, maka hati bisa tidak berfungsi untuk menjadi filter. Kurangi ekspos terhadap polutan umum seperti asap rokok atau asap cat.

4. Ikuti aturan hidup bersih
Rajin cuci tangan, terutama sebelum makan dan setelah makan atau setelah dari toilet. Jangan minum air dari peralatan yang digunakan orang asing, sebelum benar-benar mencucinya secara baik.

5. Melindungi diri terhadap virus hati
Untuk menghindari kontak dengan virus hati, Anda harus mengambil langkah-langkah tertentu untuk memproteksi diri dari benda-benda yang terinfeksi: seks aman, hindari tato, dan memakai narkotika suntik.

6.Pemeriksaan kesehatan secara teratur
Seringkali penyakit hati ditemukan secara tidak sengaja atau di saat Anda memeriksaan penyakit lain. Anda dianjurkan untuk melakukan pemeriksaan di laboratorium setiap tahun untuk mengetahui kondisi hati sekaligus mendeteksi penyakit hati tahap awal.