Dinosaurus Mungil dan Berbulu

ditemukan-dinosaurus-mungil-dan-berbulu

Penemuan terbaru di timur laut China menghasilkan kesimpulan adanya dinosaurus berukuran kecil dan memiliki morfologi tubuh berbulu. Dinosaurus yang diberi nama Eosinopteryx brevipenna itu diperkirakan hanya memiliki panjang 30 sentimeter.

Fitur lain yang diketahui adalah bagian moncong dan buntut yang pendek. Berdasarkan dari daya rentang sayap dan struktur tulangnya, para peneliti meyakini bahwa dinosaurus ini mampu berlari dengan mudahnya. Namun, ia tak memiliki daya yang cukup untuk bisa terbang.

Ditambahkan para peneliti, dinosaurus ini juga memiliki jempol kaki. Ini membuatnya cocok untuk berjalan di darat. Uniknya, jumlah bulu yang dimiliki burung ini jauh berkurang jika dibandingkan dengan bulu beberapa spesies lain yang sezaman.

Ini mengindikasikan bulu tersebut sudah mengalami diversifikasi di masa Jurasik Akhir –periode Jurasik berlangsung sekitar 199,6 juta tahun hingga 145,5 juta tahun lalu. “Penemuan kami ini menyatakan bahwa asal mula (makhluk) terbang lebih kompleks dari yang pertama kali diperkirakan,” kata Gareth Dyke, pengajar senior paleontologi di University of Southampton, Inggris, Senin (28/1).

Tadinya, burung pertama diperkirakan adalah Archaeopteryx yang ditemukan di Jerman pada 1860. Terkadang Archaeopteryx disebut juga “Urvogel,” kata Jerman yang berarti “burung orisinil” atau “burung pertama”.

Tapi penemuan teranyar ini menyatakan bahwa Archaeopteryx di masa akhir Jurasik hanyalah bertalian dengan garis keturunan yang akhirnya memunculkan burung. Penemuan terakhir ini muncul pada jurnal Nature Communications pada 22 Januari lalu.

source