Orang-Orang Yang Mengalami Kematian Ala Film Final Destination

Film Final destination mengisahkan kumpulan remaja yang terhindar dari kematian akibat kecelakaan. Meskipun selamat, tidak lama setelah itu mereka satu per satu mulai mati akibat kecelakaan yang mengerikan.

Ternyata di dunia nyata juga ada kisah kematian seseorang yang hampir mirip seperti dalam film Final Destination. Berikut beberapa orang yang mengalami kematian serupa seperti dalam film Final Destination, seperti dilansir oddee.com.

1. Anak kecil yang selamat dari angin topan oklahoma, meninggal dianiaya sampai mati oleh anjing

Di usianya yang masih berumur 5 tahun, bencana angin topan bisa membuat dia menjadi trauma. Setelah bencana alam itu dia dipisahkan dari ayah dan ibunya dan tinggal di sebuah rumah aneh yang cukup membuat anak-anak menjadi takut. Kejadian mengerikan terjadi ketika bocah itu meninggal akibat dianiaya seekor anjing.

2. Wanita yang selamat dari kematian pada saat kebakaran klub malam di Brasil, meninggal seminggu kemudian dalam kecelakaan mobil

Pada Januari 2013, Jessica de Lima Rohl, membantu mengatur pesta untuk mahasiswa di sebuah klub malam di Santa Maria, Brasil dan juga membantu menjual tiket untuk pesta tersebut. Tapi saat ia sedang bersiap-siap meninggalkan rumahnya, pacarnya menelepon dan memintanya untuk tidak pergi.

Meskipun sebagian besar teman-temannya berada di acara tersebut, wanita berusia 21 tahun ini mendengarkan sebuah permohonan dari pacarnya, Adriano Stefanel yang tinggal di kota lain. Dia mengatakan beberapa jam kemudian api akan membakar seluruh klub setelah salah satu anggota band menyalakan kembang api di atas panggung yang membakar bagian atap klub.

Akibat insiden mengerikan ini sekitar 238 orang meninggal dunia, beberapa dari mereka mati karena menghirup asap beracun, sementara yang lain tewas saat sedang mencoba menyelamatakan diri.

Hanya lima hari kemudian, gadis itu pergi ke kota di mana pacarnya bekerja. Dan mereka berdua berencana untuk kembali bersama-sama menggunakan mobil dua hari kemudian. Kecelakaan tragis pun terjadi saat mobil yang mereka kendarai bertabrakan dengan mobil truk. Jessica tewas seketika, sementara itu pacarnya meninggal 21 hari kemudian di rumah sakit.

3. Gadis yang selamat dari kecelakaan pesawat Asiana, meninggal karena mobil pemadam kebakaran

Gadis bernama Ye Meng Yuan tergeletak di tanah hanya 30 meter jauhnya dari puing-puing pesawat yang terbakar. Namun, gadis malang itu tewas karena terkubur oleh busa pemadam kebakaran saat salah satu petugas sedang mencoba memadamkan api. Tidak ada yang tahu persis bagaimana mahasiswa 16 tahun asal Cina itu bisa mencapai tempat itu.

Yuan terbaring dengan luka-luka yang serius dengan ditutupi busa tahan api yang disemprotkan oleh salah satu seorang petugas pemadam kebakaran. Dua petugas pemadam kebakaran San Francisco melihat Yuan dan diasumsikan bahwa dia sudah mati. Namun, koroner kemudian memutuskan bahwa ia masih hidup.

Dalam rekaman video yang tidak pernah dirilis, truk pertama terlihat sedang menuju ke tempat kejadian. Seseorang bernama Chief Johnson tiba di mana Yuan ditutupi busa. Kemudian truk kedua tiba di tempat kejadian. Menyadari bahwa Yuan ada di bawah busa, pengemudi truk itu kemudian membunuh Yuan.

4. Wanita yang selamat dari insiden penembakan di mal, meninggal dalam insiden penembakan di sebuah bioskop 

Jessica Redfield merupakan salah satu dari 12 orang yang tewas dalam insiden penembakan di sebuah bioskop di Aurora, Colorado. Dia magang di sebuah satasiun radio Denver.

Sebulan sebelum insiden tersebut, Jessica selamat dari insiden penembakan yang menewaskan satu orang di mall Eaton Center di Toronto. Tanda-tanda kematian Jesscia mulai muncul saat ia menuliskan sesuatu di blog nya, “Saya tidak bisa membuang perasaan aneh ini dari dadaku. Itu kosong, perasaan yang memuakan ini hampir tidak akan pergi. Sulit bagi saya untuk membungkus pikiran sekitar saya bagaimana perasaan aneh ini menyelamatkan saya di tengah-tengah penembakan itu.”

Dia berkata dia lebih memilih burger dibandingkan dengan sushi dan kemudian memutuskan untuk pergi ke luar untuk menghirup udara segar karena ia memiliki perasaan aneh. Dia tidak pergi ke luar, ia malah berdiri di mana kejadian penembakan itu terjadi.

5. Wanita yang selamat dari serangan 11 September, meninggal dua bulan kemudian dalam penerbangan AA 589

Ketika insiden 11 September itu terjadi di World Trade Center pada tahun 2001, Hilda Yolanda Mayol beruntung bisa melarikan diri dari lantai dasar tempat ia bekerja. Sayangnya, keberentungan itu hanya berlangsung selama dua bulan. Dia merupakan salah satu dari 260 korban tewas dalam kecelakaan pesawat yang jatuh di New York pada tanggal 12 November.

Wanita berusia 26 tahun itu sedang menuju rumahnya di Republik Dominika untuk menghabiskan waktu liburan bersama ibunya dan dua anaknya.

6. Pria yang selamat dalam insiden kecelakaan pesawat karena tidak ikut, meninggal dua minggu kemudian setelah ditabrak oleh sopir yang sedang mabuk

Pada tahun 1977, sebuah tim bola basket pria (Mes’s Basketball Team) dari Univeristy of Evansville  tewas dalam kecelakaan pesawat. Satu-satunya pemain yang selamat itu karena ia tidak ikut dalam perjalanan dikarenakan sakit. Namun, sepertinya takdir berkata lain, dia tewas dalam sebuah kecelakaan mobil dua minggu kemudian.

Kecelakaan pesawat mengerikan itu terjadi pada 13 Desember 1977 ketika Douglas DC-3 membawa tim basket University of Evansville dan jatuh pada saat lepas landas di Bandara Evansville Regional di Evansville, Indiana. Pesawat kehilangan kendali dan jatuh tak lama setelah lepas landas. Pesawat sedang dalam perjalanan ke Nashville.

Dua minggu setelah kecelakaan pesawat itu, pria itu dan saudaranya sedang melakukan perjalanan pulang dari liburan turnamen basket dan kemudian ia tewas dalam sebuah kecelakaan akibat seorang pengemudi yang sedang mabuk.

7. Ayah dan putri yang selamat dari kecelakaan pesawat, meninggal empat tahun kemudian dalam sebuah kecelakaan pesawat lainnya

Pada tahun 2011, ayah dan putrinya dari Texas tewas dalam sebuah kecelakaan pesawat setelah 4 tahun lolos dari maut dengan kecelakaan yang sama. Elzie dan putrinya Phyllis Jean Ridings, melakukan penerbangan dalam pesawat eksperimental untuk sebuah pertunjukan udara di Temple, Texas. Ketika kokpit mulai mengisi dengan asap, pesawat itu akhirnya jatuh setengah mil dari bandara Texas.

Mereka berdua adalah anggota dari Experimental Aircraft Association (Asosiasi Pesawat Eksperimental). Pesawat itu diterbangkan oleh 20 orang dari seluruh dunia. Pada tahun 2007, mereka secara ajaib selamat dengan cara mendarat darurat di lapangan jerami setelah mesin pesawat buatan mereka itu terbakar.

“Saya berikan semua pujian kepada Tuhan dan kepada kemampuan terbang ayah saya,” kata Phyllis setelah kecelakaan 2007 yang menimpanya. “Dia meyelamatkan hidup kita”.

Namun, kemampuan terbang ayahnya seperti tidak berlaku lagi setelah empat tahun kemudian. Mereka berdua akhirnya meninggal dalam sebuah kecelakaan pesawat lagi.

8. Wanita yang selamat dari kecelakaan pesawat karena datang terlambat, meninggal dua minggu kemudian dalam kecelakaan mobil

Pada tahun 2009, wanita asal Italia ini bisa dibilang sangat beruntung karena terlambat naik pesawat yang kemudian jatuh. Namun, keberuntungannya hanya bertahan selama dua minggu di mana ia tewas dalam kecelakaan mobil.

Johanna Ganthaler, seorang pensiunan dari provinsi Bolzano-Bozen, sudah melakukan liburan di Brasil bersama suaminya Kurt dan mereka pun ketinggalan penerbangan di Bandara Rio de Janeiro. Pesawat itu akhirnya jatuh ke Atlantika setelah 4 jam menuju ke Paris, 228 orang tewas akibat indisen ini.

Dua minggu kemudian, Johanna tewas ketika mobilnya berbelok dan menabrak sebuah truk yang mendekat dari arah berlawanan di Kufstein, Austria. Sedangkan suaminya hanya terluka parah.

Menurut sebuah acara TV Brasil menunjukan bahwa wanita itu dan suaminya tidak membeli tiket dari Air France. Mereka hanya berpergian ke Iberia. Namun, suaminya membantah dan mengatakan cerita itu semuanya bohong.