Pembalap-Pembalap F1 Terbaik Sepanjang Masa

Baik di masa lalu maupun masa modern sekarang ini, sebuah mobil formula satu membutuhkan banyak usaha untuk bisa berjaya, dan tentunya selain inovasi teknologi dan inovasi di berbagai disiplin ilmu, dana yang besar juga menjadi salah satu penentu. Namun pada akhirnya di tangan pembalap lah sebagian besar faktor ditentukan. Nah, berikut ini merupakan daftar dari 10 Pembalap F1 Terbaik sepanjang masa:

10. Jack Brabham (Australia – Inggris)

Jack adalah mantan mekanik di Angkatan Udara Australia selama Perang Dunia II. Setelah keluar dari Angkatan Udara, jack membuka bengkel kecil dan kemudian memulai membalap di ajang mobil mini. Untuk mengembangkan karir balapnya, jack bermigrasi ke Inggris dan berhasil mendapat tempat di ajang F1. Selama karirnya jack mencatat 14 kali kemenangan dan 31 kali naik podium dari 128 balapan yang dia ikuti. Prestasi terbaiknya adalah 3 kali juara dunia F1, yaitu tahun 1959, 1960, dan 1966.

Jack Brabham (Australia – Inggris)

Jack Brabham, Fotograf: Lothar Spurzem

9. Nelson Piquet (Brazil)

Nelson lahir di Rio de Janeiro Brazil, dia adalah putra dari politisi Brazil kala itu, ayahnya pernah menjabat Menteri Kesehatan Brazil. Nelson memulai balapan sejak usia 14 tahun, dan bakatnya segera terlihat di ajang balapan kart, meskipun saat itu Ayahnya yang seorang pejabat melarangnya ikut balapan. Selama Karirnya di dunia F1 Nelson mencatat 23 kali kemenangan dan 60 kali naik podium dari 207 kali balapan. Nelson menjadi juara F1 sebanyak 3 kali yaitu tahun 1981, 1983, dan tahun 1987.

Nelson Piquet (Brazil)

Nelson piquet, Fotograf: Lothar Spurzem

8. Alberto Ascari (Italia)

Alberto lahir di Milan Italia pada tahun 1918, sejak kecil Alberto sudah akrab dengan dunia balap karena ayahnya adalah pembalap top Italia kala itu di tahun 1920an. Kematian ayahnya ketika membalap di Grand Prix Prancis pada tahun 1925 tidak menyurutkan langkahnya menekuni dunia balap. Selama karirnya mengikuti balapan F1 Alberto mencatat 13 kali kemenangan 17 kali naik podium dari 33 kali balapan. Alberto Ascari berhasil menjadi juara F1 sebanyak 2 kali, yaitu pada tahun 1952 dan 1953.

Alberto Ascari (Italia).

Alberto Ascari, source: wikipedia

7. Niki Lauda (Austria)

Niki Lauda lahir di Wina Austria pada tahun 1949. Niki Lauda berasal dari keluarga yang berada, keluarganya mempunyai beberapa bisnis dan termasuk orang kaya di Austria. Niki memulai balapan dengan mengikuti balap mobil mini, dan walaupun sangat ditentang oleh keluarganya, Niki berhasil juga tampil di ajang Formula1. Setelah pensiun Niki Lauda sempat mengelola 2 perusahaan penerbangan miliknya. Selama karirnya Niki Lauda memenangi 25 kali balapan dan naik podium sebanyak 54 kali dri 177 balapan yang diikutinya.

Niki Lauda (Austria)

Niki Lauda, Fotograf: Lothar Spurzem.

6. Sir Jackie Stewart (Skotlandia)

Jackie lahir di Milton Skotlandia, jackie memang terlahir sebagai pembalap dan pecinta motorsport sejati, setelah pensiun menjadi pembalap, jackie aktif menjadi komentator dan mendirikan team sendiri. Bekerja sama dengan Ford jackie memulai team balap Stewart Grand Prix, tapi memang nama besarnya lebih banyak diperoleh ketika menjadi pembalap. Karir Jackie sebagai pembalap cukup sukses, dia memenangi 27 kali balapan dan naik podium sebanyak 43 kali dari 100 kali balapan yang diikutinya di F1. Jackie memegang gelar Juara Dunia F1 sebanyak 3 kali masing-masing pada tahun 1969, 1971, dan tahun 1973.

Sir Jackie Stewart (Skotlandia)

Jackie Stewart, Fotograf: Lothar Spurzem

5. Jim Clark (Skotlandia)

Jim Clark memulai balapan dengan mengikuti balap reli lokal. Jim memulai debut di balapan F1 pada tahun 1961 dan sejak itu mendominasi balapan pada eranya. Dua tahun berkecimpung di balap F1 Jim sudah berhasil menjadi juara yaitu pada tahun 1963. Tetapi nampaknya nasib berkata lain, hanya delapan tahun setelah debutnya, Jim Clark mengalami kecelakaan fatal yang merenggut nyawanya di sirkuit Hockenheim Jerman, cukup tragis karena selama delapan tahun karirnya dia tidak mengalami sekalipun kecelakaan. Karir balap Jim Clark sebenarnya cukup cemerlang, dia memenangi 25 kali balapan dan 32 kali naik podium hanya dalam 73 kali balapan. Jim Clark sendiri berhasil menjadi Juara Dunia F1 sebanyak 2 kali, yaitu pada tahun 1963 dan tahun 1965.

Jim Clark (Skotlandia)

Jim Clark, Fotograf: Lothar Spurzem.

4. Alain Prost (Prancis)

Alain lahir di Saint-Chamond Loire Prancis, dan sejak usia 14 tahun sudah terjun ke dunia balap melalui balapan kart. Sejak usia muda Alain sudah tampak bakat menjadi juara, beberapa gelar juara kart diperolehnya ketika berusia belasan tahun. Alain memulai debutnya di F1 pada tahun 1980, dan pada balapan pertamanya di F1 dia berhasil finish di posisi ke 6, sebuah prestasi luar bisa yang hanya bisa dicapai segelintir pembalap. Alain Prost juga terkenal karena persaingannya dengan Ayrton Senna yang cukup kontroversial, apalagi ketika mereka berada pada team yang sama kala itu. Karit Alain di dunia balap cukup cemerlang, dia memenangi 51 kali balapan dan naik podium sebanyak 106 kali dari 202 kali balapan. Prost merupakan pemegang 4 kali Juara Dunia F1 yaitu pada tahun 1985, 1986, 1989, dan tahun 1993.

Alain Prost (Prancis)

Alain Prost, Fotograf: Lothar Spurzem.

3. Juan Manuel Fangio (Argentina)

Juan lahir di Balcarce Argentina, berasal dari keluarga imigran Italia. Juan Manuel Fangio mendominasi dekade awal balapan Formula 1, dominasinya sulit disaingi oleh pembalap lain kala itu. Juan Manuel Fangio merupakan Superstar dunia motorsport yang pertama. Tidak seperti pembalap lain pada umumnya, Juan Manuel Fangio mulai terjun ke dunia balap pada usia yang sudah cukup tua. Dan ketika membalap di arena F1, dia adalah pembalap berumur paling tua di semua balapan. Karir balap Juan Manuel Fangio begitu cemerlang dia memenangi 24 kali balapan dan naik podium sebanyak 35 kali dari 52 kali balapan. Rekor Juara Dunia terbanyak dipegangnya selama hampir 46 tahun, Juan Manuel Fangio menjadi Juara Dunia F1 sebanyak 5 kali dan 4 kali diantaranya berturut-turut yaitu pada tahun 1951, 1954, 1955, 1956, dan 1957.

Juan Manuel Fangio (Argentina)

Juan Manuel Fangio 1986, Fotograf: Lothar Spurzem.

2. Ayrton Senna (Brazil)

Ayrton Senna lahir di Sao Paolo Brazil pada tahun 1960. Ayrton mengenal dunia balap sejak mengikuti balapan kart pada usia 13 tahun, dan bakatnya membalap membuat Ayrton mendapatkan gelar juara di berbagai even. Di arena Formula 1 Ayrto dianggap sebagai pembalap Terbaik, yang sulit ditandingi oleh pembalap lain, dan semua orang tampaknya setuju. Cerita kehidupan Ayton harus berakhir tragis ketika kecelakaan fatal di sirkuit Imola San Marino.

Sejak saat itu Formula 1 sudah tidak sama lagi, dan banyak regulasi baru yang mengatur tentang keselamatan pembalap. Statistik prestasi Senna sendiri tidak sebaik pembalap lain di Urutan top 10, tetapi hampir semua orang yang mengetahui kiprahnya saat itu setuju bahwa senna bisa dianggap yang terbaik. Selama karirnya di F1 Senna mencatat 41 kali kemenangan dan 60 kali naik podium dari 162 kali balapan yang diikutinya. Senna adalah pemegang 3 Kali Juara dunia F1, yaitu pada tahun 1988, 1990, dan tahun 1991.

Ayrton Senna (Brazil)

Ayrton Senna, source: wikipedia

1. Michael Schumacher (Jerman)

Michael Schumacher lahir di Hürth-Hermülheim Jerman Barat, dari keluarga sederhana, ayahnya Rolf bekerja sebagai tukang batu. Seperti kebanyakan pembalap Schumy mulai mengenal balapan di usia sangat dini, schumy mulai mengendarai kart-nya yang pertama pada usia 4 tahun. Beberapa tahun kemudian Schumy sudah mengikuti berbagai perlombaan untuk usia dini. Dan dengan dukungan ayahnya, yang berkorban dengan bekerja lembur sebagai tukang servis kart untuk membiayai balapan Schumy. Tampaknya bakat Schumy terlalu hebat untuk berhenti karena masalah biaya, dengan dukungan pengusaha lokal Schumy muda bisa melanjutkan balapannya.

Sejak pertama masuk arean F1 Schumy sudah membuat sensasi, selain bakatnya Schumy juga membuat sensasi karena sifat oprtunisnya, segala kesempatan dia manfaatkan untuk menjadi juara. Dan hasilnya adalah Statistik prestasi yang luar biasa, Schumy adalah pembalap dan orang paling sukse di dunia motorsport, dia memegang begitu banyak rekor sehingga pasti akan sulit dipecahkan dalam waktu yang lama sekalipun. Rekor-rekornya diantaranya, Juara Dunia F1 terbanyak 7 kali, dan berturut-turut terbanyak 5 kali, jumlah kemenagan terbanyak 91 kali, jumlah fastest lap terbanyak 76 kali, pole position terbanyak 68 kali, dan masih banyak laigi, total Michael Schumacher memegang 31 rekor di Formula1, suatu prestasi yang akan sangat sulit ditandingi.

Michael Schumacher

Michael Schumacher, credit: Rick Dikeman