Ritual Menari Dengan Mayat di Madagaskar

Ritual Wajib Madagaskar

Menari merupakan rutinitas yang memang cukup menghibur. Di beberapa tempat menari menjadi tradisi. Tetapi hal berbeda dapat anda temukan di Madagaascar.

Famadihana adalah ritual unik yang bisa Anda saksikan di Hauts Plateaux, Madagaskar. Ritual ini rutin dilakukan 7 tahun sekali orang-orang Suku Malagasi yang tinggal di sana.

Namun perbedaan riual ini dengan yang lain adalah, kita akan menari bersama mayat. Pertama-tama mereka akan menggali, membungkus tulang dengan kain dan tikar, kemudian diikat dengan tali. Saat itu anggota keluarga akan berteriak gembira menyambut bungkusan tulang sang leluhur.

Menurut kepercayaan suku Malagasi, Famadihana adalah hari perwujudan rasa cinta terhadap keluarga yang telah meninggal. Saat itu, seluruh anggota keluarga akan datang, tak peduli dimana sekarang mereka tinggal.

Bukan hanya itu, ritual ini dianggap sangat penting sehingga bagi keluarga yang tinggal jauh akan pulang untuk merayakannya. Menurut mereka roh orang meninggal masih bisa berkomunikasi, sehingga dengan menari bersama mayatnya mereka percaya jika orang yang meninggal juga ikut bergembira.

Upacara Famadihana dimulai dengan menyanyikan lagu kebangsaan. Tetua keluarga dan pejabat kota yang diundang mulai dari ke daerah pemakanan dan pidato baru lagu kebangsaan dimulai.

Seringkali sebuah band dilibatkan dalam acara ini. Beberapa alat musik juga ada seperti harmonika, biola, gitar, dan terompet.

Keramaian perayaan ini mirip seperti pasar. Orang-orang sibuk berjalan dan berdiri untuk mencicipi makanan dan minuman.

Tapi, khusus untuk sanak saudara, mereka akan mendekati bungkusan tulang, kemudian bernyanyi, tertawa dan perlahan membuka bungkusan. Dengan tenang mereka menyiram anggur ke atas tumpukan tulang dan menutupnya kembali. Setelah bungkusan tertutup, tulang belulang tersebut kembali dikuburkan ke dalam tanah, dan dibawa dengan diiringi tarian.

source : http://www.sekilasnews.com/menari-dengan-mayat-ritual-wajib-madagaskar/